Ilustrasi siswa Sekolah Dasar (SD) di Papua. (Foto: Antara/M Yamin Gel)

Sekolah di Kabupaten Jayawijaya Dimungkinkan Buat Perpustakaan Daring

Jayapura, Pacemace.co – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, menyebutkan sejumlah sekolah yang ada di wilayahnya sudah dimungkinkan untuk membuat perpustakaan daring. Hal tersebut seiring dengan tersedianya komputer dan jaringan internet untuk mendukung kelengkapan perpustakaan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Walden Hood Sinaga merasa fasilitas yang disediakan sudah memadai sehingga tidak sulit jika dibuat perpustakaan daring. Fasilitas-fasilitas ini telah memungkinkan untuk dijadikan perpustakaan online meskipun belum secara sepenuhnya.

“Kalau perpustakaan sekolah yang sudah online masih belum, tetapi memungkinkan untuk dibuat sepanjang persediaan internet ada, terus perpustakaan yang ada laboratorium komputer,” kata Sinaga, seperti dikutip dari Antaranews, Jumat (21/5/2021).

Sinaga membandingkan dengan dearah-daerah lain yang memiliki koneksi internet baik. Menurutnya, secara umum perpustakaan daringnya sudah ada dalam memanfaatkan koneksi internet tersebut.

Sinaga berharap seluruh sekolah di wilayahnya membuat perpustakaan daring seiring layanan internet yang baik. Apalagi pemerintah akan mendorong program Palapa Ring Timur guna mendukung pembelajaran berbasis daring.

Ia merasa konektifitas secara daring sudah sangat dibutuhkan di era sekarang. Keterbatasan layanan internet tidak hanya menjadi masalah di satuan pendidikan, akan tetapi juga di masyarakat umum.

“Kita harap pihak terkait menyediakan koneksi internet yang baik dan bisa didistribusikan kepada sekolah, khususnya sebagai pengelolah pendidikan. Tetapi sementara inikan belum,” ujar Sinaga.

pace mace, pacemace, papua

Program Kihajar

Sementara di tempat berbeda, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan sangat penting untuk eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK, dan pendidikan karakter.

“Digitalisasi sekolah adalah salah satu prioritas kami dalam Merdeka Belajar agar anak-anak Indonesia bisa meningkatkan prestasinya dengan dukungan teknologi,” kata Nadiem ketika membuka dan meluncurkan Program Kihajar 2021 secara daring, Kamis (20/5/2021).

Dalam mewujudkan itu, Nadiem meluncurkan program Kita Harus Belajar (Kihajar) 2021 guna memberi ruang kemerdekaan bagi siswa dan guru dalam proses belajar agar lebih menyenangkan dan maksimal.  

Program Kihajar 2021 adalah salah satu program peningkatan kompetensi siswa dalam memanfaatkan teknologi.  Program ini terbuka bagi semua peserta didik dan guru semua jenjang seluruh Indonesia. (FB/Pacemace)

pace mace, pacemace, papua