Ilustrasi Nagita Slavina dan Raffi Ahmad. (Foto: Instagram/@raffinagita1717)

Ribuan Orang Teken Petisi Agar Nagita Slavina Dicopot Dari Ikon PON XX Papua

Jakarta, Pacemace.co – Nagita Slavina mendapat kritikan dari sejumlah pihak usai ditunjuk sebagai Ikon Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Banyak orang yang kecewa kala Nagita dijadikan sebagai ikon. Rasa kekecewaan ini ditunjukan dengan menekan petisi di change.org. Hingga hari Kamis (10/6/2021) pukul 09.00 WIB, tercatat 11.722 orang telah menandatangi petisi tersebut.   

Stephen Wally selaku yang membuat petisi tersebut menyebutkan, petisi yang ia buat untuk menyuarakan aspirasinya terkait penunjukan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX. Menurutnya, pelaksanaan PON ini merupakan kegiatan yang sangat ideal sebagai agenda pemersatu bangsa dan menunjukkan keberagaman budaya kita, sehingga dirasa perlu duta atau ikon PON Papua juga harus berasal dari Papua.

“Penunjukkan saudari kami Nagita Slavina kami rasa sangat jauh dan tidak merepresentasikan eksistensi perempuan Papua sama sekali. Dan hal ini pada akhirnya dapat mendorong terjadinya cultural appropriation,” tulisnya dipetisi change.org.

Pria sekaligus seniman Papua ini mengatakan, dengan menempatkan perempuan Papua sebagai duta maupun ikon pelaksanaan event nasional di Tanah Papua dapat menjadi gestur yang baik terhadap anak bangsa. Hal tersebut dapat digunakan sebagai representasi atas kecantikan dan kemandirian perempuan Papua untuk berdiri dan menjadi juru bicara bagi Tanah Papua sendiri.

Stephen menilai identitas dan kehadiran Perempuan Papua harus tetap menjadi prioritas dalam ajang olahraga nasional tersebut. Melalui event ini perempuan Papua bisa menunjukkan eksistensi dan menjadi representasi budaya bangsa Indonesia yang beragam.

“Melalui petisi ini, kami memohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia untuk mendorong panitia pelaksana mempertimbangkan kembali posisi duta atau pun ikon PON XX Papua untuk bisa ditempati oleh Perempuan Papua bersama-sama dengan Kakak Boaz Solossa,” tutupnya.

pace mace, pacemace, papua

Senada dengan itu, salah seorang yang turut menandatangani petisi tersebut Almuttaqin Taqin yang berasal dari Aceh menyatakan, rasa dukungnya terhadap pencopotan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX Papua untuk kemudian digantikan dengan perempuan asal Papua. Menurutya, perempuan Papua harus terdepan dalam mengambil peran dalam ajang olahraga nasional tersebut.

“Saya dari aceh, menyatakan dukungan untuk para perempuan Papua mendapatkan tempat terdepan sebagai perwakilan budayanya dalam penyelenggaraan PON tahun ini,” tulisnya di kolom komentar petisi. (FB/Pacemace)

pace mace, pacemace, papua