Arena Panahan untuk pelaksanaan PON XX Papua. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

Kementerian PUPR Tambahkan Tiga Venue Pendukung PON XX Papua

Jayapura, Pacemace.co – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menambahkan tiga venue untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada Oktober 2021 mendatang. Ketiga arena ini meliputi venue Sepatu Roda, Dayung, dan Panahan yang kini sedang dalam tahap akhir konstruksi dan ditargetkan selesai pada 31 Juli 2021.

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo mengatakan pihaknya akan terus memaksimalkan pembangunan ketiga venue tersebut sampai waktu yang ditentukan. Pembangunan ketiga venue yang dimaksud akan terus dikejar dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitasnya.

“Kerja lebih keras sampai pelaksanaan PON XX, tetapi tetap menjaga kualitas,” kata Wempi dalam pers rilis Kementerian PUPR, Senin (21/6/2021).

Wempi menjelaskan, pembangunan ketiga venue tambahan tersebut sudah dimulai sejak 25 Februari 2021 melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dengan progres seluruhnya hingga saat ini mencapai 92,40 persen. Pada akhir Juli mendatang pembangunan ketiga arena ini akan dipastikan selesai.

Selain itu, dalam pembangunan ketiga arena ini juga sudah disiapkan sarana dan prasarana pendukung, sehingga bisa digunakan langsung untuk penyelenggaraan PON XX. Misalnya, venue Arena Sepatu Roda yang dibangun di atas lahan seluas 26.520 m2 dengan luas bangunan 6.067 m2 di Bumi Perkemana Wamenan, Kota Jayapura, telah dibangun sarana tribun berkapasitas 650 orang.

Kemudian, sistem penerangan untuk lintasan 1.501 lux dan penerangan safe zone 449 lux, sistem tata suara, dan scoring board. Secara keseluruhan progres konstruksi arena Sepatu Roda mencapai 98,59%.

Sementara untuk arena olahraga Dayung telah dibangun gudang perahu seluas 1.750 m2, ponton modular 521 m2, gangway 2 unit, dan 1 unit menara finish setinggi 14,4 meter. Sedangkan, di area perairan dipasang 1 unit menara start, 5 unit menara pantau, 8 unit penanda jarak, 8 unit pancang penahan, dan 2 unit obstacle canoe slalom. Di mana hingga saat ini progres pembangunan venue Dayung PON Papua sudah mencapai 52,6%.

pace mace, pacemace, papua

Terakhir Arena Panahan dibangun di kawasan kompleks olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Venue ini dibangun di atas lahan seluas 40.863 m2 dan memiliki luas bangunan 1.217 m2 dengan landsekap pegunungan Cycloop yang menjadi daya tarik arena Panahan PON Papua. 

Lokasi venue Panahan dilengkapi lapangan bertanding seluas 10.100 m2 dan lapangan latihan seluas 8.207 m2. Di mana pada lapangan tanding dilengkapi sistem pembuangan air di bawah lapangan, penerangan, dan tata suara. Saat ini progres keseluruhan pembangunan venue Panahan sudah mencapai 99,68%.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menyebutkan, pembangunan ketiga venue ini tetap mengutamakan mengggunakan komponen dalam negeri untuk bahan materialnya. Meskin demikian, ia tidak menampik ada barang-barang impor, namun masih dalam taraf wajar.

“Misalnya lintasan Sepatu Roda dari Korea, tetapi secara keseluruhan perbandingannya masih 70% produk dalam negeri,” tutur Diana. (FB/Pacemace)

pace mace, pacemace, papua