Detik-detik massa menyerang Kopolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

Kapolda Papua “Diserang” Ketika Melayat di Rumah Duka Klemen Tinal

Jayapura, Pacemace.co – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri diserang oleh sejumlah warga saat melayat di rumah duka Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Jayapura, pada Sabtu malam (22/5/2021). Motif penyerangan tersebut belum diketahui secara pasti, akan tetapi disinyalir bagian dari adat-istiadat masyarakat setempat.

Hal tersebut diperjelas oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi melalui MNC Portal Indonesia, Minggu (23/5/2021). Menurutnya, penyerangan tersebut bagian dari ritual kepercayaan masyarakat setempat yang disebut dengan tarian waeta.

Kamal menjelaskan, tarian waeta sendiri merupakan kepercayaan atau adat-istiadat yang dilakukan dengan cara menari sambil melempari tamu yang datang dengan berbagai benda.

“Itu tarian waeta sesuai dengan adat mereka sambil menari dan melempari kaca dengan batang-batang dan batu Kapolda dan tamu yang lain berada di lokasi kejadian. Itu kepercayaan mereka,” kata Kamal, dikutip di Okezone.com, Minggu (23/5/2021).

Namun, kata Kamal, tarian waeta yang berlangsung di kediaman almarhum Klemen Tinal tidak berlangsung lama. Setelah itu suasana berlangsung kondusif dan tenang seperti situasi berduka.

Atas perihal itu, ia mengatakan kejadian yang menimpa Kapolda Papua dan tamu di rumah duka Klemen Tinal buka bagian dari penyerangan. Melainkan bagian dari kepercayaan keluarga dan kerabat almarhum Klemen Tinal sebagai bentuk kehilangan.

Ia pun membantah adanya penyerangan massa yang datang dan menjemput jenazah Wagub Papua itu. Peristiwa tersebut semata-mata merupakan tradisi warga setempat akibat kehilangan orang yang dicintainya.

pace mace, pacemace, papua

Seperti diketahui, ada sejumlah massa yang menyerang Kapolda Papua. Massa ini terlihat mengamuk di sekitar kediaman almarhum Klemen Tinal. Nampak terlihat sejumlah karangan bunga di depan ke diaman rusak, dan ruang tamu serta perabotan ikut rusak akibat amukan warga.

Selain Kapolda Papua, ada beberapa pejabat di daerah Papua turut diserang massa. Di antaranya, Asisten I Pemprov Papua Doren Wakerkwa, dan Bupati Membramo Raya Tengah Ham Pagawak.

Melihat situasi tersebut, para aparat keamanan dengan sigap mengevakuasi mereka ke tempat aman. Sehingga, suasana duka pun kembali kondusif seperti biasanya. (FB/Pacemace)

pace mace, pacemace, papua