Ilustrasi cuaca ektrem. (Foto: dok Istimewa)

Hati-Hati! Hujan Sedang-Lebat Akan Terjadi di Wilayah Papua

Jakarta, Pacemace.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak yang ditimbulkan Typhoon SURIGAE. Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat serta gelombang tinggi akan terjadi di wilayah Papua.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, Typhoon SURIGAE masih menunjukkan eksistensi di wilayah perairan timur Filipina. Meskipun posisinya sudah jauh akan tetapi dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di wilayah Indonesia masih dapat terjadi dalam 24 jam ke depan.

Dampak yang terjadi berupa potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Laut Sulu dan dan Laut Sulawesi.

Selanjutnya, tinggi gelombang 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Makassar bag.utara, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Perairan selatan Kep. Talaud, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung – Likupang, Laut Maluku bagian utara, Perairan barat dan utara Kep.Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

“Tinggi Gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan utara Kep.Talaud dan Samudera Pasifik utara Halmahera,” ujar Guswanto dalam siaran pers BMKG, Kamis (22/4/2021).

pace mace, papua, pacemace

Sementara terkait pola siklonal di wilayah Pasifik Barat sebelah timur laut Papua Nugini dan di sebelah selatan Merauke, serta pola sirkulasi EDDY dengan pola antisiklonal di utara Papua masih menunjukan potensi yang rendah untuk menjadi bibit siklon dalam 24 jam ke depan.

Eksistensi pola siklonal dan sirkulasi Eddy di wilayah timur Indonesia tersebut berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan perlambatan angin yang dapat berkontribusi pada peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur sebelah utara ekuator.

BMKG terus melakukan monitoring terhadap perkembangan pola siklonal tersebut untuk mengantisipasi perkembangan yang signifikan dan bisa berdampak pada potensi cuaca ekstrem.

“Untuk sepekan ke depan, potensi hujan intensitas sedang-lebat dapat terjadi di beberapa wilayah lainnya sebagai berikut; Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Banten, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua,” ujarnya.

BMKG mengimbau kepada masyarkat agar membatasi melakukan pelayaran di wilayah perairan Papua bagian utara, Maluku Utara, dan Sulawesi utara. Membatasi melakukan pelayaran di wilayah perairan Papua bagian utara, Maluku Utara, dan Sulawesi utara. Mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan. (FB/Pacemace)

pace mace, papua, pacemace