Prosesi pelantikan Plt Sekda Papua Ridwan Rumasukun oleh Gubernur Lukas Enembe. (Foto: Dok. Staf Khusus Gubernur Papua)

Gubernur Papua Lantik Plt Sekda Pengganti Dance Yulian Flassy

Jayapura, Pacemace.co – Dinamika politik pemerintahan Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe semakin menguat. Dikabarkan, Lukas Enembe kini melantik Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) untuk menggantikan Dance Yulian Flassy di Jayapura, pada Rabu (14/7/2021).

Menurut Lukas Enembe, penunjukan Plt tersebut dilakukan untuk memaksimalkan kinerja roda pemerintahan agar tidak mengalami ketimpangan. Sebab, banyak hal yang harus dikerjakan Pemerintah Provinsi Papua saat ini. Satu di antaranya adalah mensukseskan kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan diselenggarakan di Papua.

“Ridwan Rumasukun kami siapkan untuk memperlancar urusan Pekan Olahraga Nasional,” kata Lukas, dikutip dari Antara, Kamis (15/7/2021).

Selain perihal tersebut, Lukas Enembe mengatakan pelantikan Plt Sekda memang dirasa perlu dilakukan karena Sekda Definif Dance Yulian Flassy telah melakukan hal-hal di luar kewenangannya. Dance telah melakukan sesuatu tanpa koordinasi dengan dirinya selaku Gubernur Papua yang sah.

Menurut Lukas, Dance Yulian Flassy bertindak untuk menggeser posisi kekuasaannya di Papua. Hal itu tidak terlepas juga dari oknum-oknum yang mengendalikannya dari belakang.  

“Saya mau jangan ganggu saya. Beri kesempatan untuk saya mengakhiri masa jabatan saya sebagai Gubernur Papua yang tersisa dua tahun dengan baik. Karena saya dipilih langsung oleh rakyat menjadi gubernur,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia pun turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Dance yang sudah membantunya dalam menyelenggarakan pemerintahan selama tiga bulan ini sejak dilantik pada Maret 2021 lalu.

pace mace, pacemace, papua

Sementara itu secara terpisah, Sekda Papua Dance Yulian Flassy tidak tahu menahu soal pelantikan tersebut. Ia juga tidak menghadiri acara yang dimaksud karena sedang ada kegitan lain yakni vaksinasi massal yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) di Jayapura.

Meski demikian, Dance menganggap acara yang dilakukan Gubernur Papua bukanlah pelantikan melainkan penyerahan sebagian tugas gubernur ke asisten. “Itu bukan pelantikan, tapi penyerahan tugas gubernur ke asisten,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Sekretaris Daerah Provinsi Papua Dance Yulian Flassy sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua. Namun, Lukas Enembe selaku Gubernur Papua aktif mengaku sama sekali tidak tahu, tidak pernah dikonsultasikan, tidak pernah mendapat laporan, dan tidak pernah dimintai persetujuan. Hal ini mengakibatkan hubungan antara Gubernur dan Sekda tersebut renggang. (FB/Pacemace)

pace mace, pacemace, papua