Sumber Foto: Papua.go.id

Enam Paslon Kepala Daerah di Papua Positif Covid-19

PACEMACE.co – Enam pasangan calon kepala daerah di dua kabupaten di Provinsi Papua dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab PCR test. Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat memutuskan untuk menunda tahapan pemeriksaan kesehatan bagi enam pasangan tersebut.

Kondisi tersebut disampaikan anggota KPU Provinsi Papua Divisi Teknis, Melkianus Kambu di Jayapura, Selasa (8/9/2020). Ia menyampaikan, lima pasangan tersebut berasal dari Kabupaten Keerom dan satu pasangan dari Kabupaten Supiori.

“Enam pasangan calon ini baru dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan di rumah sakit dan tes urine di Badan Narkotika Nasional setelah sembuh dalam 14 hari mendatang. Hak mereka untuk maju sebagai calon kepala daerah tetap terjamin,” ungkap Melkianus.

Sebelumnya, para bakal calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada Pilkada 2020 diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dok II Jayapura.

Melki mengatakan, 10 paslon telah mengikuti pemeriksaan kesehatan pada Selasa (8/9). Pemeriksaan ditargetkan selesai dalam tiga hari ini.

Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat wajib untuk menjadi calon peserta pilkada 2020. Berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, pemeriksaan kesehatan pilkada 2020 harus diawali swab PCR test Covid-19.

“Kami akan menggelar rapat bersama seluruh komisioner untuk membicarakan masalah enam pasangan calon yang terpapar Covid-19 dan upaya memperkuat protokol kesehatan selama pelaksanaan tahapan pilkada,” pungkasnya.

Melki berharap agar seluruh tim sukses enam pasangan calon tersebut mengikuti pemeriksaan sampel swab karena berinteraksi secara langsung dengan kandidat.

Ia juga menghimbau agar seluruh tim sukses dari pasangan calon kepala daerah agar disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

 Secara terpisah, anggota Badan Pengawas Pemilu Papua, Ronald Manoach mengatakan agar seluruh penyelenggara pemilu yang hadir dalam pendaftaran keenam pasangan tersebut juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Sebanyak enam komisioner yang tersebar di Keerom dan Supiori yang mengikuti langsung pendaftaran enam calon ini akan segera mengikuti tes Covid-19 untuk memastikan kondisi kesehatannya,” pungkas Ronald.

Bawaslu sendiri menyampaikan akan mengawasi secara ketat pelaksanaan setiap tahapan pilkada agar sesuai protokol kesehatan.

Bawaslu dan Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Papua akan membubarkan kampanye apalabila tidak mematuhi protokol kesehatan. (IN)