Sumber Foto: Gugus Tugas Papua UGM

9 Siswa Mappi dan Puncak Lolos Masuk UGM

PACEMACE.co | Kabar bahagia datang dari kota pelajar, Yogyakarta. Sembilan mahasiswa asal Kabupaten Mappi dan Kabupaten Puncak, Papua dinyatakan lolos masuk UGM.

Epison Kulla salah satu mahasiswa UGM asal Kabupaten Puncak mengatakan merasa sangat senang bisa diterima di kampus terbaik di Indonesia.

“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Semoga kami bisa belajar dengan baik dan bisa pulang membangun daerah”, pungkas mahasiswa Departemen Politik dan Pemerintahan angkatan 2020 Epison.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Jaclina Aprilia Kandai mahasiswa baru UGM asal Kabupaten Mappi. Dia bahkan merasa masih belum percaya jika diterima di Fakultas Kehutanan UGM.

Selain kesembilan siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dan Seleksi Mandiri serta Kelas Internasional tersebut, pada tahun 2020 ini UGM juga menerima 16 siswa Papua melalui jalur afirmasi.

Disambut Presiden Jokowi

Setelah dinyatakan diterima, para mahasiswa baru tersebut kini sedang mengikuti Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2020 secara daring selama 6 hari berturut-turut mulai 7 September 2020.

Menariknya, 9.068 mahasiswa baru UGM Program Sarjana dan Sarjana Terapan disambut secara virtual oleh Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan, Senin (7/9).

“Selamat menjadi Gadjah Mada muda. Saya tahu perjuangan untuk diterima di perguruan tinggi ternama itu tidak mudah. Ada persaingan yang ketat, dan saudara-saudara adalah orang-orang terpilih,” ungkpanya.

Kepada para Gadjah Mada muda, Jokowi menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa di perguruan tinggi ternama merupakan kesempatan emas untuk membangun kepemimpinan dan jaringan guna mempersiapkan masa depan.

Jokowi juga menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa dapat membuka kesempatan untuk memperkokoh ke-Indonesia-an melalui pertemanan yang berasal dari seluruh pelosok tanah air yang berbeda suku, agama, adat dan tradisi, dan menjadi satu Indonesia.

“Menjadi mahasiswa UGM memang harus berprestasi menjulang tinggi, tapi tidak boleh melupakan akarnya. Akarnya adalah kerakyatan, kecintaan kita kepada rakyat, kepada bangsa dan negara”, pungkasnya.

Pada tahun ini, UGM menerima 7.927 mahasiswa Program Sarjana dan 1.141 mahasiswa Sarjana Terapan dari jalur SNMPTN, SBMPTN, Jalur Mandiri, serta Program Afirmasi Pendidikan Tinggi yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.